Emergency Call
Registration
Follow Us

CEGAH PENYAKIT GINJAL DENGAN PEMERIKSAAN GINJAL SECARA RUTIN

Momen Hari Ginjal Sedunia, Lakukan hal-hal ini untuk mencegah penyakit ginjal kronis

CEGAH PENYAKIT GINJAL DENGAN PEMERIKSAAN GINJAL SECARA RUTIN

Bina Family pasti sering mendengar penyakit gagal ginjal? Sebenarnya seberapa pentingkah fungsi ginjal bagi tubuh kita dan apa dampaknya jika ginjal mengalami kerusakan? Dalam Rangka Memperingati Momen Hari Ginjal Sedunia, Yuk Simak Penjelasan dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam di RSIA Bina Medika, dr. Alvin Pradipta, Sp.PD, terkait cara-cara mencegah penyakit ginjal berikut ini.

Ginjal merupakah organ tubuh yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan air dan garam dalam tubuh manusia, membuang racun dan sisa metabolisme dalam bentuk urin, serta membentuk hormon yang merangsang pembentukan sel darah merah dalam tubuh manusia. 

Pada Penderita Penyakit Ginjal Kronis, Ginjal tidak dapat melakukan fungsinya dengan baik, sehingga pada tahap lanjut, bisa menimbulkan komplikasi berupa :

  • Kaki dan tangan mengalami pembengkakan, 
  • Tekanan darah tinggi akibat penyumbatan cairan, 
  • Peningkatan kadar kalium dalam darah tiba-tiba (hiperkalemia) yang mengganggu fungsi hati.
  • Memiliki resiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah, serta banyak komplikasi lainnya. 

Penyakit Ginjal Kronis dapat dialami oleh siapapun tanpa memandang usia. Pada tahap awal, penderita tidak bisa merasakan masalah yang terjadi pada ginjalnya. Namun penyakit ini terjadi secara bertahap dan perlahan-lahan hingga fungsi ginjal mulai mengalami kerusakan. 

Diabetes dan Hipertensi merupakan faktor resiko terbesar yang menyebabkan seseorang terkena penyakit ginjal. Namun selain 2 faktor tersebut, terdapat beberapa faktor risiko lainnya, yaitu : 

  • Seseorang dengan riwayat penyakit jantung
  • Perokok aktif
  • Obesitas,
  • Kolesterol tinggi, 
  • Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit ginjal, dan
  • Lansia dengan usia di atas 65 tahun.

JAGA KESEHATAN GINJAL DENGAN LAKUKAN HAL-HAL BERIKUT INI 

Untuk mencegah terjadinya kegagalan fungsi pada ginjal, Bina Family perlu menjaga kesehatan ginjal dengan melakukan pola hidup sehat.Berikut adalah hal-hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan ginjal. 

Diet Seimbang

Diet Sehat Baik untuk kesehatan Ginjal

Pola makan seimbang akan memastikan kamu mendapatkan semua vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Memperbanyak konsumsi buah dan sayur, serat biji-bijian, mengurangi konsumsi makanan asin dan berlemak, serta memperbanyak konsumsi air mineral dapat membantu ginjal berfungsi dengan baik. Namun perlu diperhatikan bahwa konsumsi air mineral juga perlu dibatasi bagi orang yang sudah terdiagnosa kerusakan ginjal.

Perbanyak Aktivitas Fisik

Perbanyak Aktivitas Fisik untuk Menjaga Kesehatan Ginjal

Melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga dapat memperlancar aliran darah, membakar kalori, sehingga menjaga berat badan terjaga. Menjaga tubuh agar tidak kelebihan berat badan atau obesitas dapat mengurangi resiko terkena penyakit ginjal maupun jantung.

Berhenti Merokok

Berhenti Merokok Untuk Kesehatan Ginjal

Kebiasaan merokok dapat meningkatkan tekanan darah. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor resiko yang menyebabkan gagal ginjal.

Pola Istirahat yang Cukup

Istirahat yang cukup sangat berpengaruh terhadap kesehatan. Pola tidur yang buruk dapat meningkatkan resiko seseorang terkena hipertensi dan penyakit jantung, yang memicu kerusakan ginjal.

Mengelola Stres

Pada saat stres, tubuh mengeluarkan hormon yang menyebabkan kadar protein dalam tubuh meningkat. Kadar protein yang tinggi ini menyebabkan ginjal perlu bekerja lebih keras untuk membersihkan metabolit protein dari tubuh.

Lakukan Skrining Ginjal Secara Rutin

Tes Urin Skrining Ginjal

Pemeriksaan Ginjal secara rutin dapat membantu mendeteksi kerusakan yang terjadi pada ginjal sebelum parah, sehingga dapat dilakukan tindakan-tindakan untuk mencegah kerusakan yang semakin parah. Bina Family bisa melakukan skrining Ginjal di RSIA Bina Medika, yang mencakup pemeriksaan laboratorium (Ureum, Kreatinin, Tes Urine lengkap, dan Asam Urat) serta pemeriksaan USG Abdomen. 

  • Tes Ureum : Tes ini berfungsi untuk menentukan kadar urea nitrogen dalam darah yang merupakan zat sisa metabolisme protein yang seharusnya dibuang melalui ginjal.
  • Tes Kreatinin : Kreatinin merupakan zat sisa hasil pemecahan otot yang akan dibuang melalui ginjal. Tes ini dilakukan untuk menentukan kadar kreatinin dalam darah. Kadar kreatinin yang tinggi dapat menjadi tanda adanya gangguan pada ginjal.
  • Tes Asam Urat : Asam urat diproduksi saat pemecahan purin yang dihasilkan oleh Sel-sel tubuh yang tua atau mati. Purin dikeluarkan dalam bentuk asam urat oleh ginjal dari tubuh lewat urine dan feses. Pemeriksaan asam urat mengukur kadar asam urat dalam darah dan urine.
  • Tes Urine Lengkap : Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengukur beberapa zat dalam urine. Zat-zat yang diukur seperti produk sampingan dari metabolisme yang normal dan abnormal, sel, fragmen sel, dan bakteri. Tes urine dilakukan untuk mendiagnosis berbagai penyakit, mulai dari diabetes, kelainan ginjal, penyakit metabolik, infeksi saluran kencing, dan lainnya.
  • Pemeriksaan USG Abdomen : USG abdomen dapat menilai struktur anatomi ginjal seperti ukuran ginjal, ketebalan ginjal, kondisi parenkim ginjal, lemak dan pembuluh darah. Kelainan ginjal yang dapat dinilai dengan pemeriksaan USG adalah penyakit ginjal polikistik, tumor ginjal, hidronefrosis, batu ginjal, penyakit ginjal kronis, dan cedera ginjal akut.

Berikut tadi penjelasan tentang gangguan fungsi ginjal serta hal-hal yang bisa Bina Family lakukan untuk menjaga kesehatan ginjal. Jika Bina Family termasuk kelompok yang memiliki risiko, tidak ada salahnya melakukan pemeriksaan kesehatan ginjal sejak dini sebelum muncul gejala yang lebih parah, ya! Lakukan pemeriksaan kesehatan Ginjal dan konsultasikan dengan dr. Alvin Pradipta, Sp.PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam di RSIA Bina Medika, ya Bina Family!

No Comments

Leave a Reply

Berikan Kesehatan Yang Terbaik
Untuk Anda dan Keluarga