Emergency Call
Call Center
Follow Us

Gigi Bayi Belum Tumbuh, Apa Penyebabnya?

Gigi bayi - RSIA Bina Medika

Gigi Bayi Belum Tumbuh, Apa Penyebabnya?

Gigi pertama bayi biasanya muncul sekitar usia enam bulan. Namun, karena setiap bayi berbeda, beberapa bayi mungkin mengalami keterlambatan tumbuh gigi. Namun, jika anak Anda berusia 15 bulan dan belum ada tanda-tanda tumbuh gigi, hal ini dapat membuat ibu khawatir dengan tumbuh kembang anaknya. Berikut beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab telat tumbuh gigi pada bayi:

Faktor keturunan
Jika banyak dari anggota keluarga ayah atau ibu yang tumbuh gigi terhambat saat masih kecil, tidak heran jika anak Anda juga terhambat. Jadi coba tanyakan pada orang tua, kerabat atau suami apakah ada yang punya masalah yang sama dengan anak. Jika ya, itu bisa menjadi salah satu penyebab mengapa gigi si kecil belum tumbuh.

Malnutrisi
Jika bayi tidak mendapat cukup ASI atau susu formula yang diminumnya tidak cukup bergizi untuk memenuhi semua kebutuhannya, pertumbuhan gigi bisa melambat. ASI biasanya mengandung kalsium, nutrisi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan gigi dan tulang bayi. Beberapa produk susu juga biasanya mengandung nutrisi seperti kalsium, fosfor dan vitamin A, C dan D, yang berkontribusi pada pertumbuhan dan penyembuhan tulang dan jaringan, kekebalan dan perkembangan anak secara keseluruhan. Namun, jika ASI yang diberikan ibu kepada bayi tidak mengandung semua nutrisi tersebut, atau jika bayi tidak cukup mengonsumsinya, dapat memperlambat pertumbuhan gigi susu.

Hipotiroidisme dan hipopituitarisme
Hipotiroidisme adalah suatu kondisi di mana kelenjar tiroid tidak menghasilkan hormon tiroid yang cukup bagi tubuh untuk berfungsi secara normal. Hipotiroidisme biasanya memengaruhi detak jantung, metabolisme, dan suhu tubuh. Jika bayi Anda memiliki tiroid yang kurang aktif, mereka cenderung mengalami keterlambatan dalam beberapa tahap perkembangan, termasuk berjalan, tumbuh gigi, dan bahkan berbicara.

Di sisi lain, hipopituitarisme mengacu pada penurunan sekresi satu atau lebih dari delapan hormon yang diproduksi oleh kelenjar hipofisis. Kondisi ini juga dapat menyebabkan berbagai penyakit dan masalah yang berkaitan dengan kekurangan hormon, seperti: B. Obesitas, kolesterol tinggi, dll.

Alasan lain
Tumbuh gigi yang tertunda juga bisa menjadi tanda penyakit atau gejala tertentu, seperti sindrom Down. Keterlambatan munculnya gigi susu juga bisa disebabkan oleh penyakit fisik pada gusi atau rahang yang tidak memungkinkan munculnya gigi.

Komplikasi gigi tertunda

Meski tumbuh kembang setiap anak berbeda-beda, sebaiknya ibu segera membawa anaknya ke dokter jika giginya terlambat tumbuh. Alasannya adalah pertumbuhan gigi yang sangat terlambat dapat menyebabkan komplikasi berikut:

Komplikasi terbesar dari tumbuh gigi yang terlambat adalah jika gigi tumbuh terlalu lambat di masa kanak-kanak, gigi anak dapat berkembang menjadi bengkok.

Bayi juga membutuhkan gigi untuk mengunyah makanan dengan baik. Tumbuh gigi yang terlambat dapat membuat anak sulit mengunyah makanan padat nantinya. Kadang-kadang gigi permanen muncul bersamaan dengan gigi susu bayi, memberikan bayi dua baris gigi.

Kapan harus ke dokter

Tanyakan dulu pada orang tua atau kerabat dekat ibu dan suami apakah ada yang terlambat tumbuh gigi di masa kecilnya. Jika tidak, dan usia bayi sudah lebih dari 15 bulan, Anda harus memeriksakannya ke dokter. Waspadai juga faktor lain, seperti berat badan bayi, keterlambatan perkembangan umum, gangguan metabolisme, dan kelesuan. Ada anggapan bahwa keterlambatan perkembangan merupakan pertanda kecerdasan. Namun, ini tidak pasti. Beberapa anak ber-IQ tinggi justru mengalami perkembangan lebih awal.

Tags:
No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.

Berikan Kesehatan Yang Terbaik
Untuk Anda dan Keluarga