Cantengan pada Penderita Diabetes

Cantengan pada Penderita Diabetes

Cantengan pada Penderita Diabetes: Mengapa Ini Jauh Lebih Berbahaya dari yang Anda Kira

Bagi kebanyakan orang, cantengan adalah masalah yang menyakitkan tapi bisa diatasi. Tapi bagi penderita diabetes, ceritanya sangat berbeda. Cantengan pada penderita diabetes bisa berkembang menjadi kondisi yang mengancam jiwa jauh lebih cepat dari yang dibayangkan. Di Bina Surgicare RSIA Bina Medika, kami mengklasifikasikan cantengan pada pasien diabetes sebagai kondisi darurat yang perlu ditangani segera.

Tiga Alasan Mengapa Diabetes Membuat Cantengan Menjadi Jauh Lebih Berbahaya

1. Tidak Terasa Sakit, Tapi Sudah Parah

Gula darah yang tinggi secara terus-menerus merusak saraf di kaki. Akibatnya, banyak penderita diabetes yang tidak bisa merasakan nyeri di kaki mereka. Ini sangat berbahaya untuk kasus cantengan — kuku bisa menusuk jauh ke dalam kulit, terjadi infeksi dan pembusukan, tapi pasien sama sekali tidak merasa sakit.

Seringkali, kondisi baru disadari ketika sudah ada luka yang membusuk atau berbau dan saat itu, biasanya infeksi sudah cukup parah.

2. Luka Tidak Bisa Sembuh dengan Baik

Diabetes memengaruhi aliran darah, terutama di kaki. Darah yang tidak mengalir dengan lancar berarti oksigen dan sel-sel penyembuh tidak bisa sampai ke luka tepat waktu. Akibatnya, luka sekecil apapun — termasuk luka akibat cantengan — bisa bertahan berbulan-bulan tanpa sembuh, atau bahkan makin parah.

3. Bakteri Tumbuh Lebih Cepat

Gula darah yang tinggi adalah “makanan” bagi bakteri. Di lingkungan yang kaya gula, bakteri berkembang biak jauh lebih cepat dari biasanya. Di saat yang sama, sel darah putih yang bertugas melawan bakteri justru tidak berfungsi optimal karena kadar gula yang tinggi melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Angka yang Perlu Anda Ketahui

Data medis menunjukkan betapa seriusnya cantengan pada penderita diabetes:

  • Tingkat kematian dalam 5 tahun pada penderita luka kaki diabetes bisa mencapai 30% hingga 56%
  • Risiko amputasi hampir 5 kali lebih tinggi pada pasien dengan infeksi kaki berat
  • Hingga 63% pasien yang menjalani amputasi besar meninggal dalam 5 tahun ke depan

Di Bina Surgicare RSIA Bina Medika, kami menekankan bahwa setiap keterlambatan penanganan cantengan pada penderita diabetes bisa berarti kehilangan kaki atau bahkan nyawa.

Apa yang Harus Dilakukan Penderita Diabetes Saat Ada Cantengan?

1. Periksa Kaki Setiap Hari

Karena tidak bisa mengandalkan rasa sakit sebagai sinyal, penderita diabetes wajib memeriksa kaki secara visual setiap hari — termasuk di antara jari-jari dan sekitar kuku. Gunakan cermin jika perlu. Perhatikan kemerahan, bengkak, atau cairan apapun di sekitar kuku.

2. Jangan Coba Atasi Sendiri

Penderita diabetes sama sekali dilarang mencoba memotong kuku yang cantengan sendiri atau mencungkilnya dengan alat apapun di rumah. Luka kecil dari gunting kuku yang tidak steril bisa dengan cepat berkembang menjadi luka yang tidak kunjung sembuh.

3. Matrisektomi sebagai Pencegahan

Untuk penderita diabetes yang sering mengalami cantengan berulang, Bina Surgicare RSIA Bina Medika merekomendasikan matrisektomi kimia permanen sebagai langkah pencegahan. Dengan menghilangkan bagian kuku yang berpotensi menusuk kulit secara permanen, risiko terjadinya luka baru bisa dieliminasi.

Jauh lebih aman mencegah luka daripada harus mengobati infeksi yang berulang pada pasien diabetes.

Kesimpulan

Bagi penderita diabetes, kesehatan kuku bukan sekadar soal kenyamanan — ini soal keselamatan nyawa. Luka kecil yang terlihat sepele bisa berubah menjadi ancaman amputasi dalam waktu yang mengejutkan.

Bina Surgicare RSIA Bina Medika, berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menangani masalah kuku pada penderita diabetes secara profesional dan tepat waktu. Jangan biarkan luka kecil menghancurkan masa depan Anda. Konsultasikan setiap tanda cantengan kepada tim ahli kami segera.

Informasi & Pendaftaran: Customer Care RSIA Bina Medika 0821-6980-0909 atau rsiabinamedika.com.

RSIA Bina Medika – Bintaro
Jl. Rasuna Said, Kav. B7/A5-08
Tangerang, Banten
Buka lokasi di Google Maps

Social Media Kami

Tiktok : rsiabinamedika

Facebook : RSIA Bina Medika

Instagram : rsiabinamedika

Youtube : RSIA Bina Medika

Ditulis oleh: Admin RSIA Bina Medika
Ditinjau oleh: dr. Tery Nehemia Nugraha Joseph, Sp.B

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.

Berikan Kesehatan Yang Terbaik
Untuk Anda dan Keluarga